NAMA :Nurul Fadillah
NPM :18514263
KELAS :3PA04
Psikoterapi dan Konseling
1. Definisi
Definisi
Psikoterapi
Dilihat secara etimologis psikoterapi mempunyai arti
sederhana, yakni “psyche” yang artinya jelas yaitu “mind” atau sederhananya:
jiwa dan “therapy” mengasuh, sehingga psikoterapi dalam arti sempitnya adalah
“perawatan terhadap aspek kejiwaan” seseorang.
- Watson & Morse (1977) Bentuk khusus dari interaksi antara dua orang, pasien dan terapis, pada mana pasien memulai interaksi karena ia mencari bantuan psikologik dan terapis menyusun interaksi dengan mempergunakan dasar psikologik untuk membantu pasien meningkatkan kemampuan mengendalikan diri dalam kehidupannya dengan mengubah pikiran, perasaan dan tindakannya,
- Corsini (1989) Psikoterapi adalah proses formal dari interaksi antara dua pihak, setiap pihak biasanya terdiri dari satu oran, tetapi ada kemungkinan terdiri dari dua orang atau lebih pada setiap pihak, dengan tujuan memperbaiki keadaan yyang tidak menyenangkan (distress) pada salah satu dari kedua pihak karena ketidakmampuan atau malafungsi pada salah satu dari bidang-bidang berikut: fungsi kognitif (kelainan pada fungsi berfikir), fungsi afektif (penderitaan atau kehidupan emosi yang tidak menyenangkan) atau fungsi perilaku (ketidaktepatan perilaku); dengan terapis yang memiliki teori tentang asal-usul kepribadian, perkembangan, mempertahankan dan mengubah bersama-sama dengan beberapa metode perawatan yang mempunyai dasar teori dan profesinya diakui resmi untuk bertindak sebagai terapis.
- Ivey & Simek-Downing (1980) Psikoterapi adalah proses jangka panjang, berhubungan dengan upaya merekonstruksi seseorang dan perubahan yang lebih besar pada struktur kepribadian.
Menurut pendapat beberapa para ahli diatas, dapat
disimpulkan pengertian psikoterapi adalah proses perawatan atau penyembuhan
penyakit kejiwaan melalui teknik dan metode psikologi, dimana adanya interaksi
antara dua orang yang disebut terapis dan pasien.
Definisi
Konseling
Konseling merupakan inti dari kegiatan bimbingan secara
keseluruhan yang berkenaan dengan pengentasan masalah dan fasilitasi
perkembangan individu.
Konseling adalah
terjemahan dan kata counseling, mempunyai makna sebagai hubungan timbal
balik antara dua orang individu, dimana yang seorang (konselor) berusaha
membantu yang lain (klien) untuk mencapai pengertian tentang dirinya sendiri
dalam hubungan dengan masalah-masalah yang dihadapinya pada waktu yang akan
datang (Natawijaya, 1987). Sedangkan menurut Surya (1988), pengertian konseling adalah seluruh
upaya bantuan yang diberikan konselor kepada
konseli supaya dia memperoleh konsep diri dan kepercayaan diri sendiri, untuk
dimanfaatkan olehnya dalam memperbaiki tingkah lakunya pada masa yang akan
datang. Dalam pembentukan konsep kepribadian yang sewajarnya mengenai :
dirinya sendiri, orang lain, pendapat orang lain tentang dirinya, tujuan-tujuan
yang hendak dicapai, dan kepercayaan diri.
2.
Perbedaan
Psikoterapi dan Konseling
Konseling lebih
terfokus pada interaksi antara konselor dan konseli dan lebih mengutamakan
pembicaraan serta komunikasi non verbal yang tersirat ketika proses konseli berlangsung
dan semacam memberikan solusi agar konseli dapat lebih memahami lingkungan
serta mampu membuat keputusan yang tepat dan juga nantinya konseli dapat
menentukan tujuan berdasarkan nilai yang diyakininya. Sedangkan psikoterapi
lebih terfokus pada treatment terhadap masalah sifatnya emosional dan juga
lebih dapat diandalkan pada klien yang mengalami penyimpangan dan juga lebih
berusaha untuk menghilangkan simptom-simptom yang di anggap mengganggu dan
lebih mengusahakan agar klien dapat meningkatkan pertumbuhan
dan perkembangan kepribadian ke arah yang positif.
Perbedaan konseling dan psikoterapi didefinisikan oleh
Pallone (1977) dan Patterson (1973) yang dikutip oleh Thompson dan Rudolph
(1983), sebagai berikut:
KONSELING
|
PSIKOTERAPI
|
1. Klien
|
1. Pasien
|
2. Gangguan yang kurang serius
|
2. Gangguan
yang serius
|
3. Masalah: Jabatan, Pendidikan, dsb
|
3. Masalah
kepribadian dan pengambilan
keputusan
|
4. Berhubungan dengan pencegahan
|
4. Berhubungan
dengan penyembuhan
|
5. Lingkungan pendidikan dan non medis
|
5. Lingkungan
medis
|
6. Berhubungan dengan kesadaran
|
6. Berhubungan
dengan ketidaksadaran
|
7. Metode pendidikan
|
7. Metode
penyembuhan
|
Teknik2 / proses2 secara kualitatif sama, tetapi secara kuantitatif
berbeda
Persentase waktu
yang digunakan oleh konselor & psikoterapis dalam aktivitas profesionalnya
:
Konseling |
Psikoterapi
|
< intensif
|
> intensif
|
preventif
|
Kuratif / reapartif
|
Fokus : edukasi,
vocational, perkembangan
|
Fokus : remedial
|
Setting : sekolah,
industri, social work,
|
Setting : rumah sakit,
klinik, praktek pribadi,
|
Jumlah intervensi <
|
Jumlah intervensi >
|
supportive
|
rekonstructive
|
Penekanan “normal”
/ masalah ringan
|
Penekanan “disfungsi” /
masalah berat
|
Short term
|
Long term
|
Sumber
:
http://agatameida.blogspot.co.id/2015/05/perbedaan-antara-konseling-dan.html 18 Maret 2017
https://echaelshanadia.wordpress.com/2015/03/20/pengertian-tujuan-dan-unsur-unsur-psikoterapi/ 18 Maret 2017
http://www.pengertianahli.com/2014/03/pengertian-konseling-apa-itu-konseling.html
18 Maret 2017
Tidak ada komentar:
Posting Komentar